Belotti Bisa Lebih Melakukan Show Lebih Gila

Belotti Bisa Lebih Melakukan Show Lebih Gila – Legenda AC Milan Paolo Maldini memuji Andrea Belotti bersama menyebutnya bisa lakukan hal-hal yang menakjubkan bersama skillnya.

Belotti tampil luar biasa bersama Torino musim ini. Meski Il Toro tidak bisa tampil mengesankan secara tim, ia selalu bisa membuktikan performa individu yang aduhai.

Musim ini, ia udah bermain sebanyak 33 kali di pentas Serie A. Hebatnya hingga waktu ini ia udah menorehkan 25 gol, plus enam assist. Jumlah golnya itu hanya terpaut dua saja berasal dari bomber AS Roma Edin Dzeko yang memuncaki daftar top skorer liga tersebut.

Belotti Bisa Lebih Melakukan Show Lebih Gila

Penampilan pemain berusia 23 tahun ini rupanya memikat Maldini. Eks kapten timnas Italia itu pun menyebut Belotti sebagai tidak benar satu bintang Azzurri dan pemain muda yang kudu mendapat sorotan di jaman depan.

“Untuk lini depan, Belotti bisa terlalu lakukan hal-hal yang indah dikarenakan ia punya sikap yang terlalu positif, dikarenakan ia adalah seorang pemuda yang terlalu serius,” tutur Maldini pada RMC Sports.

Belotti direkrut oleh Torino berasal dari Palermo pada musim panas 2015 lalu. Pada Desember 2016, Il Toro memperpanjang kontraknya hingga tahun 2021 dikarenakan terkesan bersama performanya. Dalam kontrak tersebut ia disebut punya klausul rilis mencapai 100 juta Euro, yang hanya bisa diaktifkan oleh klub-klub di luar Italia.

Klausul itu diberikan dikarenakan Belotti diincar banyak klub elit Eropa. Arsenal, Manchester United, Chelsea, hingga Manchester City dan Milan disebut sebagai lebih dari satu klub yang mengincar servis pemain yang mengoleksi tujuh caps bersama timnas Italia tersebut.

Legenda AC Milan Paolo Maldini mengaku bahwa terkecuali waktu tetap aktif bermain dahulu ia terpaksa kudu angkat kaki berasal dari San Siro, maka salah satu klub yang bakal ia tuju adalah Real Madrid.

Maldini bisa disebut sebagai ikon berasal dari Rossoneri. Maklum saja, di sepanjang karir sepakbolanya, ia hanya memperkuat satu klub saja dan klub itu adalah Milan.

Ia bermain sepanjang sekitar 24 tahun di klub tersebut. Ia memulai karirnya di skuat senior menjadi berasal dari tahun 1985. Ia baru pensiun berasal dari San Siro pada tahun 2009.

Kesetiaannya itu membuatnya diganjar penghargaan besar oleh manajemen Milan. Mereka pilih mempensiunkan jersey no tiga yang selalu dipakainya, dan hanya bakal mengaktifkannya suatu waktu nanti terkecuali tersedia klan Maldini yang kembali bermain di skuat Rossoneri.

Pria yang kini berusia 48 tahun tersebut sebelumnya dulu berarti bahwa Madrid dulu berminat merekrutnya. Namun ia menolak ketertarikan tersebut dan pilih bertahan di San Siro.

Kini, ia mengakui bahwa Los Blancos bakal menjadi pilihan pertamanya terkecuali ia dahulu terpaksa kudu meninggalkan skuat Milan.

“Jika aku kudu bermain untuk klub lain, maka klub itu adalah Real Madrid,” ungkapnya dalam wawancaranya bersama RMC Sport.

“Sepertinya bagi aku Madrid selalu merupakan klub yang paling serupa Milan,” terang mantan kapten timnas Italia ini.

Selama membela Rossoneri, banyak gelar udah diraihnya. Di antaranya adalah tujuh gelar Scudetto dan lima trofi Liga Champions