Guardiola Kembali Bela Situs Judi Online Terpercaya John Stones

Guardiola Sebut Cedera Jesus Membuat City Lemah

Bandar Judi Bola Online Terbaik –┬áJosep Guardiola menyayangkan cedera yang dialami Gabriel Jesus pada bulan Februari lalu. Sebab karena cedera ini, Manchester City tak sanggup mengeluarkan performa terbaiknya.

Saat ini Manchester City masih berjuang mengejar posisi empat besar di dua pertandingan tersisa. Klub bermarkas di Etihad Stadium tersebut menyatukan 72 poin sehabis menang atas Leicester City bersama dengan skor 2-1 di laga terakhir.

Man City sanggup mengakhiri musim ini di peringkat tiga kalau menang di dua laga tersisa menghadapi West Brom dan Watford di dua laga terakhir. Namun, City terhitung sanggup nampak dari zona Liga Champions karena cuma berjarak tiga poin dari Arsenal yang membayangi di peringkat lima.

Guardiola sadar bahwa nasib City pada akhir musim ini berada di tangan mereka sendiri. Pelatih asal Spanyol tersebut menilai laju timnya dapat lebih baik sekiranya tak kehilangan Jesus.

Guardiola Kembali Bela Situs Judi Online Terpercaya John Stones

Bergabung bersama dengan City pada bulan Januari, Jesus sebetulnya segera tampil memukau. Cedera menyebabkan pemain 20 th. tersebut harus menepi cukup lama. Seandainya tetap bugar, Guardiola mengidamkan mengkombinasikan antara Jesus dan Sergio Aguero di lini serang timnya.

“Saya mohon maaf karena cedera berat [Jesus], yang banyak melukai kita karena hal itu menyebabkan Gabriel dan Sergio tak ada. Mereka berdua sanggup bermain bersama,” kata Guardiola pada ESPN Brasil.

“Dengan dua pemain tersebut, kita sanggup lebih kuat,” lanjutnya.

Manchester City sebetulnya dapat mengakhiri musim 2016/2017 ini tanpa gelar. Namun demikian, Josep Guardiola masih mempunyai satu hal yang sanggup dibanggakan.

Menurut Guardiola, City udah bermain seperti yang ia harapkan. Ini lebih mutlak untuk pelatih asal Spanyol tersebut daripada menyabet gelar.

Guardiola melatih City sejak awal musim ini sehabis berhasil bersama dengan Barcelona dan Bayern Munchen. Melihat rekam jejaknya, pasti saja ia diharapkan segera memberi tambahan perubahan besar untuk klub bermarkas di Etihad Stadium tersebut.

Namun harapan tak cocok kenyataan. Manchester City justru tak mendapat gelar apa-apa musim ini. Di Premier League, City masih berjuang mengamankan peringkat empat sehingga sanggup bermain di Liga Champions musim depan. Sementara gelar juara liga udah diamankan Chelsea.

City gugur di Liga Champions di perempat final musim ini sehabis dikalahkan AS Monaco. Ini adalah pertama kalinya Guardiola tak sanggup mengantarkan tim yang ditangani lolos ke semi final.

Gelar FA Cup dan EFL Cup terhitung tak sanggup diharapkan. Namun demikian, Guardiola tak merasa musim pertamanya di City gagal sepenuhnya. Sebab, pemain yang ditangani udah bermain seperti yang diharapkan.

“Tim ini udah bermain seperti yang saya inginkan. Kami tak bermain cukup bagus, tim ini sanggup melakukannya lebih baik,” sebut Guardiola pada ESPN Brasil.

“Di Eropa, kita belum sanggup bersaing. City dulu sepanjang 35 th. tak bermain di Eropa [di Liga Champions]. Klub ini baru sekali masuk masuk 16 besar. Jadi, kita butuh kala untuk bersaing.”

“Tapi tim ini udah bermain seperti yang kita lakukan di Barcelona dan Bayern, seperti bagaimana saya mengidamkan tim saya ini bermain. Bagi saya ini lebih mutlak daripada mendapatkan gelar,” jelasnya.

Harapan City paling baik musim ini adalah mengakhiri musim menembus ke peringkat tiga di klasemen Premier League. Di dua pertandingan tersisa, City dapat menghadapi West Brom dan Watford.