Mourinho Senang Ibra Sukses di Premier League

Mourinho Senang Ibra Sukses di Premier League

Mourinho Senang Ibra Sukses di Premier League Zlatan Ibrahimovic membekuk tebakan bahwa beliau dapat kesusahan di Premier League. Jose Mourinho mencampakkan sanjungan tinggi-tinggi terhadap pemain 35 th itu.

Ibra pernah diragukan mampu unjuk muka kompetitif di Premier League, dikarenakan berdansa ke Manchester United di umur yg telah 34 th guna asal masa ini. Tapi nyata-nyatanya sejauh ini pemain dari Swedia itu menetapkan diri kembali tajam.

Bandar Bola Maxbet Deposit 25 Ribu – Ibra telah menorehkan 11 gol awal 16 penampakan di Premier League. Di semua kejuaraan, laki laki yg serta thn ke-35 kepada Oktober dulu itu telah menciptakan 15 gol di 24 pertandingan.

Mourinho yakin Ibra dapat dan bakal menggugurkan kariernya di Inggris, lain di Amerika Serikat atau China yg buntutnya menjadi secorak ruang ancang-ancang pensiun pemain-pemain top.

“Saya amat sangat gemar dengannya. gaya-gayanya sekian banyak wong pernah berpikir bahwa beliau lalu satu orang unggul skorer tapi telah enggak terus di umur 35 thn. Tapi baginya, 35 itu identik seperti 25, Ligue 1 serupa dgn Premier League,” kata Mourinho dikutip Sky Sports.

“Dia membentuk gol-gol, beliau main-main bagus dan aku sahih turut gemar untuknya dikarenakan beliau bakal menganulir kariernya dgn cemerlang, yg mana luar biasa. ia tak meniadakan karir di America atau China, beliau mencoret kariernya di ruangan paling baik di antaranya yg paling baik, imbuhnya.

Yang terlebih bikin Mourinho bangga ialah bukti bahwa Ibra membentuk 10 permulaan 11 golnya lewat skema permainan terdedah. cuma wahid awal tutul putih yg semakin melegalkan bahwa stadium daya saingnya pula tinggi.

“Saya amat bangga dengannya. Catatannya keren dan dirinya mampu tumbuh. bersama tidak dengan penalti, yg mana kembali luar wajar dikarenakan normalnya pemain lain yg adalah unggul skorer di semua jurusan, mereka menempa tidak sedikit penalti,” sambung Mourinho. Agen Bola SBOBET Terpercaya

“Dia punyai tunggal penalti di 17 kontes (MU) Premier League, menjadi aku tak dapat merasa lebih gemar tengah, begitu manajer semenjak Portugal ini.