Zidane Tidak Mau Ambil Pusing Soal Pertandingan

Bandar Bola Sbobet Parlay 13Ribu – Zidane tak mau turut terseret di dalam kontroversi perihal banner yang dibentangkan penggemar Real Madrid di dalam pertandingan melawan Atletico Madrid lalu. Saat itu Madrid membentangkan banner yang bernada ejekan kepada Atletico di dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions.

Banner itu perlihatkan gambar trofi Liga Champions bersama tulisan Lisbon dan Milan di samping kiri dan kanannya. Selain itu, tersedia tulisan yang berbunyi: “Katakan bagaimana rasanya?’

Tulisan itu pasti untuk mengejek kekalahan Atletico Madrid di dua final Liga Champions melawan Real Madrid. Pada final Liga Champions 2014, Atletico kalah berasal dari Madrid di Lisbon kala tahun lantas Madrid mengalahkan Atletico di Milan.

Banner itu menyebabkan banyak pendukung Atleti kesal, mereka pun mempermasalahkan tulisan itu. Ada penggemar Atleti yang mengejek bahwa penggemar Madrid kurang kreatif gara-gara banner itu memang dibuat oleh pihak klub, atas perintah Florentino Perez. Selain itu, 4000 penggemar ATleti terhitung dianggap lebih riuh dibanding 80 ribu penggemar Madrid di dalam pertandingan itu.

Zidane Tidak Mau Ambil Pusing Soal Pertandingan

Zidane pun mengaku perihal layaknya itu telah biasa di dalam sepakbola. Semua tim pasti dulu mendapatkan intimidasi berasal dari pendukung lawan. Hal layaknya itu sering berlangsung di banyak pertandingan.

“Saya telah melihat banyak banner di banyak stadion. Itu telah jadi bagian berasal dari sepakbola dan kultur fans. Hal layaknya itu bakal tetap terjadi. Kadang anda yang jadi korbannya, anda pasti bakal mulai kesal. Tapi perihal ini bakal tetap terjadi, kita tak bisa mengubahnya,” terang Zidane kepada AS.

Pada pertandingan leg pertama itu, Real Madrid sukses menggapai kemenangan 3-0 berkat hattrick Cristiano Ronaldo. kedua tim tetap bakal menjalani pertandingan leg kedua di Vicente Calderon pada tengah pekan depan.

Zinedine Zidane menyadari betul bahwa jabatan pelatih Real Madrid yang kala ini diembannya bukan perkara yang mudah. Zidane pun siap kehilangan jabatannya kalau gagal beri tambahan hasil yang baik di akhir musim.

Zidane memetik banyak sukses usai ditunjuk sebagai pelatih Madrid pada Januari 2016 yang lalu. Namun, posisi Zidane kala ini tengah genting dan di hadapkan pada pemecetan kalau memang gagal beri tambahan gelar juara.

“Di Madrid, Anda membutuhkan hasil dan itulah yang jadi garansi. Seperti itulah klub ini. Saya berkunjung ke sini nyaris 17 tahun yang lalu,” membuka Zidane.

“Saat Anda tidak mendapatkan hasil yang bagus, Anda harus pulang ke rumah, layaknya itulah dan saya terhitung menyadarinya. Saya sangat menyadarinya, namun itu tidak menyebabkan saya berhenti bekerja, bermipi dan mencoba untuk menang,” sambungnya.

Madrid miliki peluang besar untuk mendapatkan gelar juara sebagai penutup musim 2016/17. Toni Kroos dan kawan-kawan tetap bisa menggondol gelar La Liga dan Liga Champions ke Bernabeu. Zidane optimis bisa meraihnya.

“Sepanjang karir saya, saya tetap mengusahakan untuk memenangkan segalanya. Saya tetap laksanakan yang terbaik. Presiden [Florentino Perez] telah memberi saya kehormatan untuk melatih klub hebat ini,” tandas Zidane.